Pengantar Festival Musim Semi
Festival Musim Semi adalah salah satu festival tradisional yang paling khidmat dan khas di Tiongkok. Umumnya merujuk pada Malam Tahun Baru dan hari pertama bulan lunar pertama, yang merupakan hari pertama tahun baru. Festival ini juga disebut tahun lunar, yang biasa dikenal sebagai "Tahun Baru Imlek". Dimulai dari Laba atau Xiaonian hingga Festival Lentera, semuanya disebut Tahun Baru Imlek.
Sejarah Festival Musim Semi
Festival Musim Semi memiliki sejarah panjang. Asalnya dari kepercayaan primitif dan pemujaan alam manusia purba. Festival ini berkembang dari pengorbanan di awal tahun pada zaman kuno. Ini adalah upacara keagamaan primitif. Orang-orang akan melakukan pengorbanan di awal tahun untuk berdoa agar panen melimpah dan kemakmuran di tahun mendatang. Manusia dan hewan pun akan sejahtera. Aktivitas pengorbanan ini secara bertahap berkembang menjadi berbagai perayaan dari waktu ke waktu, akhirnya membentuk Festival Musim Semi seperti yang kita kenal sekarang. Selama Festival Musim Semi, etnis Han di Tiongkok dan banyak etnis minoritas lainnya mengadakan berbagai kegiatan untuk merayakannya. Kegiatan-kegiatan ini terutama tentang pemujaan leluhur dan menghormati orang tua, berdoa untuk ucapan syukur dan berkah, reuni keluarga, membersihkan yang lama dan menyambut yang baru, menyambut tahun baru dan menerima keberuntungan, serta berdoa untuk panen yang melimpah. Kegiatan-kegiatan ini memiliki ciri khas nasional yang kuat. Ada banyak kebiasaan rakyat selama Festival Musim Semi, termasuk minum bubur Laba, menyembah Dewa Dapur, menyapu debu, menempelkan bait-bait Festival Musim Semi, menempelkan gambar Tahun Baru, menempelkan karakter berkah terbalik, begadang di malam Tahun Baru, makan pangsit, memberi uang Tahun Baru, menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru, mengunjungi pasar malam kuil, dan lain sebagainya.
Komunikasi budaya Festival Musim Semi
Dipengaruhi oleh budaya Tiongkok, beberapa negara dan wilayah di dunia juga memiliki kebiasaan merayakan Tahun Baru. Dari Afrika dan Mesir hingga Amerika Selatan dan Brasil, dari Empire State Building di New York hingga Sydney Opera House, Tahun Baru Imlek telah memicu "gaya Tiongkok" di seluruh dunia. Festival Musim Semi kaya akan konten dan memiliki nilai sejarah, seni, dan budaya yang penting. Pada tahun 2006, adat istiadat rakyat Festival Musim Semi disetujui oleh Dewan Negara dan dimasukkan dalam daftar warisan budaya takbenda nasional gelombang pertama. Pada tanggal 22 Desember 2023 waktu setempat, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-78 menetapkan Festival Musim Semi (Tahun Baru Imlek) sebagai hari libur Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Berkat GKBM
Dalam rangka menyambut Festival Musim Semi, GKBM ingin menyampaikan ucapan selamat yang paling tulus kepada Anda dan keluarga. Semoga Anda selalu sehat, memiliki keluarga yang bahagia, dan karier yang sukses di tahun baru. Terima kasih atas dukungan dan kepercayaan Anda yang berkelanjutan, dan kami berharap kerja sama kita akan semakin sukses. Jika Anda membutuhkan bantuan selama liburan, silakan hubungi kami sesegera mungkin. GKBM selalu melayani Anda dengan sepenuh hati!
Libur Festival Musim Semi: 10 Februari – 17 Februari
Waktu posting: 08 Februari 2024
